Beberapa waktu lalu, DocVerse baru saja mengumumkan bahwa mereka telah diakuisisi oleh Google pada bulan Maret 2010. Bagi yang belum tahu, DocVerse dulunya adalah suatu plugins yang memungkinkan pengguna bisa bekerja secara bersama-sama dan melakukan perubahan terhadap suatu dokumen. DocVerse secara otomatis juga melakukan tracking dan sinkronisasi terhadap semua perubahan yang terjadi pada dokumen tersebut.
Sedangkan Google sendiri sudah mempunyai Google Docs yang 100% berbasis web, yang menyediakan kolaborasi real-time di browser, tanpa software, mengelola atau upgrade.
DocVerse from Amir Khella on Vimeo.
Meskipun begitu, masih banyak pengguna yang masih menggunakan Microsoft Office dalam melakukan pekerjaannya sehari-hari, dan saya tahu tidak terlalu banyak software kolaborasi untuk Microsoft Office.
Produk yang dihasilkan DocVerse dan Google sama-sama mempunyai konsep yang sama, yaitu mengusung teknologi cloud yang sekarang ini menjadi tren baru dalam dunia TI. Sama-sama menyuguhkan konsep real sharing, automatically tracks and syncs changes, dan simultaneous group-editing of documents. Jadi rasanya kolaborasi DocVerse dan Google ini memang sangat cocok.
Sejak diakuisisi oleh Google Maret 2010, pengembang dari DocVerse sedang sibuk mempersiapkan untuk meluncurkan Google Cloud Connect for Microsoft Office, versi baru dari DocVerse yang terintegrasi dengan Google Apps. Dengan Google Cloud Connect for Microsoft Office ini, maka para pengguna Microsoft Office dapat mengintegrasikan dokumen yang mereka kerjakan dengan layanan cloud dari Google tanpa meninggalkan aktivitas yang sedang dilakukan di Microsoft Office.
Nantinya fasilitas ini akan sama seperti produk DocVerse sebelumnya, yaitu berupa plugins, yang bisa memberikan fasilitas pada para pengguna Microsoft Office menyimpan lembar kerja secara langsung di Google Docs. Google menjelaskan bahwa layanan ini akan berfungsi pada Microsoft Office 2003, 2007 dan 2010.
Setelah pengguna melakukan proses sync, maka lembar kerja yang sedang dikerjakan akan secara otomatis tersimpan juga di layanan Google Docs, pengguna juga bisa melakukan proses sharing untuk bekerja kolaborasi dengan memberikan URL unik ke relasi. Lembar kerja juga bisa diakses dari manapun termasuk perangkat bergerak lewat layanan Google Docs.

Beberapa fasilitas yang telah ada pada layanan Google Docs, seperti kemudahan dalam proses sharing dokumen, proses editing secara bersamaan dengan tim kerja bisa dinikmati lewat layanan Microsoft Office, namun proses penyimpanan tidak seperti yang ada di layanan Google Docs, yang secara otomatis akan menyimpan data di lembar kerja. Dengan Google Cloud Connect pengguna harus mengklik tombol ‘save’ untuk melakukan penyimpanan data dan melakukan proses sync dengan Google Docs.

Layanan ini juga baru tersedia bagi para pengguna Google Apps untuk pelanggan bisnis, jika anda salah satu pengguna Google Apps, anda bisa melakukan proses sign up. Namun untuk pengguna umum, anda harus bersabar, karena nanti pada peluncuran untuk publik, layanan Google Cloud Connect ini akan tersedia juga bagi semua orang.
Sumber :
http://agungprasetyo.net
@ira : menghasilkan ilmu dan amal… hehehe
9:02 am
wah..mulai update nih…ayo lanjutkan..mdh2an meghasilkan..hehe…